Rimata Bilhelmina - Het Wilhelmus in Mentawaian - With Lyrics

Поделиться
HTML-код
  • Опубликовано: 27 сен 2024
  • English :
    *Audio Source: • Rimata Bilhelmina
    Admin find the lyrics of the song "Rimata Bilhelmina" on an article (or maybe a book?) with the title of "'Queen Wilhelmina, Mother Of The Mentawaians': The Dutch National Anthem In Indonesia And As Part Of The Music Culture Of Siberut" by Gerard A. Person.
    This song was discovered by an experience that Gerard A. Persoon had in the early 1980s when a strong, middle-aged Mentawai man named Asak, sitting on the verandah of his house in Maileppet (Siberut Island, West Sumatra), sat up straight and announced that he would sang me a song, which had been taught to him by his teacher in the late 1930s, which was a song similar in tone to the Dutch national anthem, Wilhelmus. Asak himself remembers times when the song Wilhelmus was sung during a flag-raising ceremony in the open field at Muara Siberut, and he would sit up straight and change his voice as if it were a song from a different world and era.
    Initially the spread of Dutch songs to Mentawai was due to German missionaries who were assigned to Mentawai in the early 1900s. The Mission also employed several Batak Christian teachers to educate Mentawai children in reading, writing, geography, Malay language and religion. From the early days of colonial and missionary activity on the island, a large repertoire of religious songs in the original German versions and a small number of Dutch songs were translated into the Mentawai language.
    This video is equipped with English and Indonesian lyrics.
    This content is only historical education. Not meant to be political.
    You can supports us at :
    - Saweria : saweria.co/kam...
    - Kamerad RAR News: www.youtube.co...
    - Instagram: / second_kamerad_rar_off...
    - Bitchute: www.bitchute.c...
    - AYA Server Discord (Mainly Indonesian) : / discord
    Don't forget to like, share, and subscribe.
    Indonesian :
    *Sumber Audio : • Rimata Bilhelmina
    Admin menemukan lirik lagu "Rimata Bilhelmina" ini pada sebuah artikel (atau mungkin sebuah buku?) dengan judul "'Queen Wilhelmina, Mother Of The Mentawaians’: The Dutch National Anthem In Indonesia And As Part Of The Music Culture Of Siberut" oleh Gerard A. Persoon.
    Lagu ini ditemukan oleh pengalaman yang dialami oleh Gerard A. Persoon di sekitar awal 1980-an ketika seorang lelaki Mentawai paruh baya yang kuat bernama Asak, duduk di beranda rumahnya di Maileppet (Pulau Siberut, Sumatera Barat), duduk tegak dan mengumumkan bahwa dia akan menyanyikan sebuah lagu untuk saya, yang telah diajarkan kepadanya oleh gurunya di akhir tahun 1930-an, yang merupakan sebuah lagu yang nadanya mirip dengan lagu kebangsaan Belanda, Wilhelmus. Asak sendiri mengingat saat dimana lagu Wilhelmus dinyanyikan saat upacara pengibaran bendera di lapangan terbuka di Muara Siberut, dan dia akan duduk tegak dan mengubah suaranya seolah-olah ini adalah lagu dari dunia dan era yang berbeda.
    Awalnya persebaran lagu Belanda ke Mentawai adalah karena misionaris Jerman yang ditugaskan ke Mentawai pada awal tahun 1900-an, Misi tersebut juga mempekerjakan beberapa guru Kristen Batak untuk mendidik anak-anak Mentawai dalam membaca, menulis, geografi, bahasa melayu dan agama. Sejak hari-hari awal kegiatan kolonial dan misionaris di pulau itu, banyak repertoar lagu religi dalam versi asli Jerman dan sejumlah kecil lagu Belanda diterjemahkan ke dalam bahasa Mentawai.
    Video ini dilengkapi dengan lirik Bahasa Inggris Dan Indonesia.
    Konten ini hanya edukasi sejarah saja. Tidak bermaksud berhaluan politik.
    Anda dapat mendukung kita di :
    - Saweria : saweria.co/kam...
    - Kamerad RAR News: www.youtube.co...
    - Instagram: / second_kamerad_rar_off...
    - Bitchute: www.bitchute.c...
    - AYA Server Discord (Mayoritas Orang Indonesia) : / discord
    Jangan Lupa like, share, dan subscribe.

Комментарии • 35

  • @parelzz
    @parelzz Год назад +32

    admin, dulu saya pernah nemuin lagu Wilhelmus versi bahasa Bali tapi saya lupa banget dimana website nya, kalo admin berkenan tolong dicarikan dan diupload ya min, makasih🙏

    • @rpp112
      @rpp112 Год назад +24

      Kake buyut gw orang bali skrg umurnya 96 , dia pernah nyanyi wilhelmus pake bahasa bali trs gw catet liriknya
      Wilhelmus saking Nasauwa
      Titiang saking rah Jerman
      Setata patuh kali Raja
      Patuh ngantos seda
      Pianak Raja yang agung
      Jak merdeka tur lagas
      Raja saking Ispanya
      Setata titiang patuh

    • @parelzz
      @parelzz Год назад +3

      menarik, mungkin itu liriknya website yg gw temukan

  • @מוחמדראשידרדה
    @מוחמדראשידרדה Год назад +4

    Asli orang Minangkabau baru kali ini tau dan denger bahasa mentawai

  • @Dutch-McLarenJk82-
    @Dutch-McLarenJk82- Год назад +22

    As a Dutch person I never knew these versions even existed 😮

    • @chrisant87
      @chrisant87 Год назад +1

      Ofcourse there like this Because Dutch colonized Somes country in africa and asia

  • @muhammadfadhiil5992
    @muhammadfadhiil5992 Год назад +19

    Waiting for a Javanese Wilhelmus

  • @koikat3708
    @koikat3708 Год назад +15

    "I will submit to the Dutch." Jesus.

    • @sfadh4707
      @sfadh4707 2 месяца назад +2

      Dalam bahasa Belandanya sendiri "den vaderland getrouwe" (setia kepada tanah air). Lagu Wilhelmus itu digubah dari perspektif Willem van Oranje sendiri.

  • @AdySajaKok
    @AdySajaKok Год назад +35

    Moment ketika pengkhianat bangsa menjilat kepada keluarga kerajaan belanda., inilah menjadi alasan mengapa bangsa Indonesia susah merdeka padahal Belanda adalah sebuah negara kecil yang pernah takluk di tangan nazi Jerman dalam kurun waktu 5 hari

    • @snoweex
      @snoweex Год назад +4

      Org2 indo mencoba untuk tidak melihat hal2 dari sisi negatifny saja

    • @cxvin1863
      @cxvin1863 Год назад

      @justabronyequestrianleader1082 muncul terus lu di video het wilhelmus, ini nih contoh pengkhianat bangsa penjilat belanda, tak mengerti perjuangan bangsa berdarah darah melawan penjajahan, mental inlander brengsek

    • @DipaTarigan
      @DipaTarigan Год назад +12

      Salah!! ide tentang persatuan Indonesia baru ada tahun 1900an, dan baru disepakati pada tahun 1928, jadi jarak dari 1928 ke 1945 itu gak terlalu jauh.
      Sebelum era kebangkitan bangsa 1900an, gak ada yg namanya Indonesia, yg ada adalah kerajaan² lokal yg berhak melakukan kerja sama dan berperang dgn pihak manapun, terutama kerajaan² tetangga sendiri.
      Dan faktanya, sebelum kedatangan Belanda pun, nenek moyang kita udah sering berperang satu sama lainnya. Bahkan sesama kerajaan bisa perang saudara utk berebut tahta.

    • @dwiwahyuharyanto1986
      @dwiwahyuharyanto1986 Год назад +6

      Yang menyerahkan kekuasaan itu adalah para sultan, dan para sultan hidup tentram dan kaya raya selama zaman hindia. Kecuali segelintir yang melawan dan kesultanan dihapuskan seperti banten, jambi, banjar, aceh. Lainnya anda bisa lihat videonya kunjungan ke belanda.

    • @crowie_the_asian_dude
      @crowie_the_asian_dude Год назад +1

      ​@@dwiwahyuharyanto1986 pengecualian Aceh, seenggaknya sampai tahun 1900 awal Aceh masih independen.
      makanya sampai skrg pun Aceh sering dinyinyirin dgn narasi murahan "anti kebhinekaan"

  • @prabubrawijayaxx6235
    @prabubrawijayaxx6235 Год назад +6

    Jangan melihat sejarah dari kacamata pasca 1945.lihat secara obyektif,

  • @admiralalexandervasilyevic7903
    @admiralalexandervasilyevic7903 Год назад +5

    Nunggu bahasa batak tobanya

  • @jagkanal
    @jagkanal Год назад +5

    omw to make toba batak wilhelmus

    • @BoasSimamora
      @BoasSimamora Год назад

      hell naw 💀

    • @jagkanal
      @jagkanal Год назад

      @@BoasSimamora just you wait... also if u want to listen to batak songs, i upload batak songs on my channel)))

    • @BoasSimamora
      @BoasSimamora Год назад

      @@jagkanal your video's sick 🔥
      hit the subscribe button right away

    • @jagkanal
      @jagkanal Год назад

      @@BoasSimamora thanks))