Ust Nurudin menganggap seikh utsaimin bid'ah berpandangan allah di langit || Ust Yahya badrus salam
HTML-код
- Опубликовано: 10 фев 2025
- Bismillah...
Dukung chanel dakwah dengan like, share & subsribe...
Syukran jazaakumullahu khairan.. 💖
===========================
#kajiansunnah
#ustadzkhalidbasalamahterbaru
#ustadzsyafiqrizabasalamahterbaru
#ustadzfirandaandirjaterbaru
#ustadzyazidjawazterbaru
#ustadzdzulqarnainmuhammadsunusiterbaru
#ustadzfarhanabufuraihanterbaru
#ustadzzainalabidinterbaru
#ustadzharitsabunaufalterbaru
Masya Allah, barakallah ustadz Badrussalam
Apa yang dikatakan oleh Ustadz Nurudin seolah-olah benar, tapi itu sebenarnya hanya permainan kata-kata, itulah kebiasaan orang-orang yang suka ilmu filsafat.
Kl memang udin benar suruh koreksi habib ktemu Allah 70x..di mana ktemunya fi mana????
Imam syafi'i. Iman ashobuni, imam Malik, imam Ahmad rohimahumullah, gak disebut?
Memang benar berdasarkan kitab yang U. Nurudin baca dan dibandingkan dengan kitab yg menjadi rujukannya
Tapi benar.kan...kalau mmg tdk benar...dibantah lah
Mantap pak ustadz Nuruddin dengan gamblang menguraikan tentang, aqidah klo Allah SWT bertempat di Arasy, waduh klo Allah bertempat disitulah letak beda faham jangan dipelintir ucapan imam Syafi'i beliau ngatakan Allah SWT beserta,Arasy yang mulia bukan bertempat emang bagi faham Wahabi bertempat waw itu cuma akal akalan saja dengan bawa bawa imam 2 yang ber 4,kacau orang yang bergelar tanduk 😈,!
Alhamdulillah, semangat terus ya min mencounter syubhat2 sang ahlul kalam itu, semoga Allah beri kita dan mereka hidayah-Nya.
Baaraakallahu fiikum
SAMPAI SKRG NURUDIN & PENGIKUTNYA BINGUNG ALLAH DMN!!
PADAHAL ADA 1000 DALIL LEBIH DARI ALQURAN & HADIST SAHIH BAHWA ALLAH BERADA DI ATAS LANGIT!!!
TAPI MEREKA MENGINGKARINYA!!
SAMPE SKRG BINGUNG NABI MI'RAJ KE MANA!!
MEREKA BINGUNG ISYARAT BERDOA MENENGADAHKAN TANGAN KE ATAS / KMN!!
SEMUA 4 IMAM MADZHAB TIDAK ADA YG MENGINGKARI BAHWA ALLAH BERADA DI ATAS LANGIT!!!
AKIBAT TENGGELAM DAN HANYUT DALAM FILSAFAT
Bagaimana sesungguhnya METODE yg di pakai para sahabat ( SALAFI) SESUNGGUHNYA???
Dari RIWAYAT IMAM HANAFI ( saat berusia 7 th) ketika debat melawan seorang atheis terkenal...
Sang atheis bertanya DIMANA ALLAH???
Sang imam kecil balik bertanya APAKAH ADA LEMAK DI DLM SEGELAS SUSU??? YA. sang atheis menjawab...
Lalu APAKAH TUAN TAU DIMANA LETAK LEMAK TERSEBUT??? sang atheis terdiam, tidak bisa menjawab.... Sang atheis KALAH DEBAT,kemudian sang atheis masuk Islam...
Dr kisah diatas kita dapat mengetahui bahwa METODE yg dipakai oleh para sahabat ( SALAFI) unt MEMAHAMI bab ARSISTAWA sebenarnya menggunakan pendekatan TAKWIL,..
mereka memang tidak MENTAKWIL,... tetapi Rosullaah SAW ,MENTAKWIL ayat mutyabihat,...
dan jika Rosullaah SAW melakukannya maka menjadi SUNNAH bagi umat Islam...
Dan dari kisah diatas jg kita faham bahwa LOGIKA MANUSIA TIDAK AKAN MAMPU MENGINTERPRESTASIKAN KEBERADAAN ALLAH SECARA TEPAT...
Jadi ALLAH DI LANGIT atw ALLAH di ARS Nya, cukup kita imani keberadaannya...
Tidak MENTAKWIL ayat mutyabihat seperti MELIHAT DGN SEBELAH MATA,.....
berpotensi terkena TIPUAN DAJJAL,...yg berusaha MELENCENGKAN KEBENARAN AL QUR'AN...
Dan 2 jenis ayat dlm Al Qur'an, harus difungsikan sebagai mestinya..
Ayat " MUHKAMAT, adalah ranah HUKUM ISLAM, yg menyangkut PERINTAH DAN LARANGAN...
Sedangkan ayat" MUTASYABIHAT adalah ayat yg perlu penjelasan (tafsir) dan PENTAKWILAN (interpretasi)...
Dan bab ARSISTAWA tidak termasuk dalam ranah hukum Islam, jadi pastinya adalah Ayat MUTASYABIHAT,yg perlu PENTAKWILAN...
Dan hasil PENTAKWILAN AYAT MUTASYABIHAT adalah HAK PREROGATIF ALLAH unt MENILAINYA (QS Ali Imran ayat 7)
JD bab ARSISTAWA Tidak bisa diartikan secara HARFIAH... seperti pada ayat"MUHKAMAT.
Al Qur'an sbg fungsi Al Furqon hrs bs menjelaskan SEMUA HAL...
Al Qur'an adl KEBENARAN MUTLAK dan sanadnya diatas HADIS...
Wallahua'lam bissawab 🙏🙏🙏
@@arie.arch. who said the imam of the 4 madhab agreed on it? That's a lie.
Bohong mengatakan imam 4 mahzab mengatakan allah diatas 😁
Kalau benar mana kitabnya para ulama tersebut yg mengatakan demikian?
Imam ibnu hajar al asqolani mengatakan siapa mengatakan Allah berada di atas arsy kafir
Orang yang kami kafirkan dari kalangan orang yang shalat adalah: mereka yang berkata bahwa al-Qur’an adalah makhluk, bahwa Allah tak mengetahui sesuatu sebelum terjadinya, juga orang yang tak percaya takdir, demikian juga orang yang mengatakan bahwa Allah duduk di atas Arasy. Seperti diriwayatkan oleh Qadli Husain dari penjelasan literal Imam Syafi’i.” (Ibnu ar-Rif’ah, Kifâyat al-Nabîh fî Syarh at-Tanbîh, juz IV, halaman 23).
@@dedioke7720
DENGARKAN CERAMAH DI ATAS SAMPAI TAMAT SPY TAHU SEMUA PENDAPAT IMAM MAZHAB😊
JANGAN TAKUT DENGAR CERAMAH SALAFY !!!
SILAKAN ANDA CARI KEBENARANNYA!!!
SAYA TANYA K KAMU
NABI ISRA & MI'RAJ SAJA TDK TAHU KAN KMN??
BINGUNG???
Orang2 asy'ariyah merasa akal mrk lebih tinggi daripada ilmu 4 imam mazhab
4 madzhab mentakwil ayat, jgn memakai nama 4 madzhab padahal kalian tidak bermadzhab
@winoke-h2j Apalagi yg mau ditakwil semuanya sdh jelas ditafsirkan oleh 4 imam Mazhab.
Allah diatas Arsy
@doniirawan8974 mana bukti kitabnya ?
@winoke-h2j makanya ente dengerin tuh video kajiannya
@doniirawan8974 malas lihat sama dengerin kajiannya nda pake kitab ulama salaf
Nabi Musa mengatakan Tuhannya berada di atas langgit tetapi Fir'aun tidak percaya dan berkata Musa termasuk orang yang pendusta? Kok Ahlul bid'ah gayanya mirip dengan Fir'aun.
Dan berkatalah Fir'aun Hai haman buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang tinggi supaya aku sampai ke pintu-pintu langgit supaya aku dapat melihat Tuhan Musa Dan sesungguhnya aku memandangnya seorang pendusta Qs Al-Qasas ayat 38
Berarti pemikiran Fir'aun dan Nuruddin sama...😊
@yusriwahadi6808
Correct.
Begitu juga pemikiran MuhibbinNya.
nggak sih menurutku, firaun saja "percaya" Allah ada di atas, makanya dia buat bangunan tinggi
@dj2-rx
Ahlul bid'ah gayanya mirip dengan Fir'aun. Dan berkatalah Fir'aun sesungguhnya aku memandangnya Musa seorang pendusta
@@dj2-rxFir'aun buat bangunan tinggi gunanya untuk membantah perkataan nabi Musa bahwa Allah tidak diatas maka dia membuat bangunan tinggi dan dia tidak menemukan Allah disana
Ust salafi berdasarkan apa yg Allah sampaikan di quran. Allah beristiwa di atas arsy, selesai. Tidak ada bilang Allah bertempat, nuruddin ini sengaja menambah nambah untuk terus mencari kesalahan para ust salafi.
Nabi SAW sudah bersabda tentang ulama² di akhir zaman banyak yg menyesatkan dari pada yg menyelamatkan. Jaga tauhid kita insyaAllah Allah akan melindungi dan menolong kita.
Intinya Alloh itu "laisa ka mitslihi syaiun" , maka ketika Alloh berfirman bahwa Dia beristiwa di atas Arsy ya kiya yakini saja, tidak usah mempertanyakan bagaimana, asyairah terjebak membahas "bagaimana" sehingga menganalogikan keberadaan Alloh sebagaimana keberadaan manusia, harus begini, harus begitu, maka Alloh di atas Arsy itu beda sekali seperti manusia di atas sesuatu, jadi tidak usah dianalogikan membutuhkan tempat atau bahkan tidak bertempat, bertempat atau tidak bertempat itu urusan makhluk, jadi kita wajib percaya saja Alloh di atas Arsy gak usah mempertanyakan bertempat atau tidak bertempat, sebab mempertanyakan hal itu saja kita mempertanyakan keadaan Alloh, atau kaifiyatnya.
Dan Perkataan yg dinisbatkan kepada Imam Malik melarang untuk menanyakan kaifiyat tersebut :
> الاستواء معلوم، والكيف مجهول، والإيمان به واجب، والسؤال عنه بدعة.
"Istiwa' itu diketahui (maknanya), kaifiyahnya (bagaimana caranya) tidak diketahui, mengimaninya wajib, dan bertanya tentangnya adalah bid’ah."
Konteks Perkataan Imam Malik
Ketika seseorang bertanya kepada beliau tentang ayat:
> ٱلرَّحۡمَٰنُ عَلَى ٱلۡعَرۡشِ ٱسۡتَوَىٰ
"Yang Maha Pengasih beristiwa di atas 'Arsy." (QS. Thaha: 5)
Bagaimana Allah beristiwa' (kaifiyah) tidak bisa diketahui oleh manusia karena sifat Allah berbeda dengan sifat makhluk.
Intinya lagi tidak usah mempertanyakan, percaya saja dan apa yg diinformasikan kepada kita layak bagi Alloh sebab apa yg diinformasikan itu tidak seperti yang kita bayangkan.
Jadi bertanya bertempat atau tidak bertempat saja sudah salaah, sebab itu menanyakan kaifiyatnya.
Wallahu 'alam
Alhamdulillah melunak,tdk kukuh bhwa alloh brtempat
Sebenarnya dr imam2 madzhab gak ada yg mengambil zahirnya ayat. Tapi mereka memilih tafwidh dan tidak menyamakan dg makhluk... sdh jelas... hanya saja ustadz badrissalam ini gak baca sampai habis.. dg penjelasan 2 yg Sebenarnya
Baca di bawah ini
Pendapat empat imam mazhab tentang ayat **"الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى"** (Ar-Rahman di atas Arsy beristiwa) berbeda-beda dalam hal penafsiran, tetapi semua sepakat bahwa kita harus menerima teks-teks Al-Qur'an tersebut dengan **iman** tanpa menyamakan atau menggambarkan Allah dengan makhluk-Nya. Berikut adalah gambaran singkat tentang pandangan empat imam mazhab mengenai ayat ini:
### 1. **Imam Abu Hanifah (Mazhab Hanafi):**
Imam Abu Hanifah dan para pengikut mazhab Hanafi mengajarkan bahwa sifat **"istawa"** (beristiwa) adalah **sifat yang layak bagi Allah** tanpa menggambarkannya atau menanyakan **bagaimana** caranya. Mereka mengimani bahwa **Allah beristiwa di atas Arsy** sesuai dengan kebesaran-Nya, namun tanpa menyamakan-Nya dengan makhluk.
- Imam Abu Hanifah dalam kitab **"al-Fiqh al-Akbar"** menekankan bahwa kita harus menerima sifat Allah yang disebutkan dalam Al-Qur'an tanpa merinci atau menanyakan bagaimana hal itu terjadi, karena Allah adalah **Mahatinggi** dan **tidak serupa dengan makhluk-Nya**.
- Pandangan ini sejalan dengan **akhlaq salaf** yang mengimani sifat-sifat Allah sebagaimana adanya tanpa menggambarkannya dengan bentuk fisik atau membayangkan bentuknya.
### 2. **Imam Malik (Mazhab Maliki):**
Imam Malik, yang dikenal dengan sikapnya yang sangat berhati-hati dalam hal **sifat-sifat Allah**, juga berpegang pada prinsip **menerima** ayat-ayat yang menyebutkan sifat Allah tanpa bertanya "bagaimana".
- Imam Malik pernah ditanya tentang ayat ini, dan beliau menjawab dengan tegas bahwa kita tidak boleh **membahas bagaimana** (tentang "istawa"), tetapi yang penting adalah **beriman** kepada apa yang dijelaskan dalam Al-Qur'an. Beliau mengatakan, **"Istawa diketahui, bagaimana (cara istawa) tidak diketahui, beriman kepada itu adalah wajib, dan bertanya tentangnya adalah bid'ah."**
- Beliau menekankan agar kita **tidak mencoba menggambarkan Allah** dengan cara apa pun dan cukup menerima teks-teks Al-Qur'an tentang sifat-sifat-Nya secara sederhana.
### 3. **Imam Syafi'i (Mazhab Syafi'i):**
Imam Syafi'i juga mengajarkan bahwa ayat **"Ar-Rahman di atas Arsy beristiwa"** harus diterima dengan penuh iman tanpa berusaha menggambarkan atau menjelaskan **bagaimana** **istawa** itu terjadi.
- Imam Syafi'i menegaskan bahwa kita harus beriman bahwa Allah berada **di atas Arsy**, tetapi kita tidak boleh **membayangkan atau menanyakan cara** atau **bagaimana** cara Allah beristiwa.
- Dalam **al-Umm**, Imam Syafi'i menulis bahwa tidak ada tempat bagi **pertanyaan tentang bagaimana** sifat-sifat Allah, dan kita hanya beriman kepada apa yang dijelaskan oleh Al-Qur'an dan hadis.
### 4. **Imam Ahmad (Mazhab Hanbali):**
Imam Ahmad ibn Hanbal mengikuti pendapat yang sama dengan Imam Malik dan Imam Syafi'i dalam hal **menerima teks-teks** yang menyebutkan sifat-sifat Allah tanpa menyelidiki atau menggambarkan **bagaimana** hal tersebut terjadi.
- Imam Ahmad sangat berhati-hati dalam hal ini dan menegaskan bahwa kita hanya perlu **beriman kepada apa yang disebutkan dalam teks** tanpa bertanya bagaimana cara Allah beristiwa di atas Arsy.
- Dalam kitab **"al-Usul al-Sunnah"**, beliau berkata, "Kami mengimaninya tanpa menanyakan bagaimana (cara istiwa)."
### Kesimpulan:
Keempat imam mazhab sepakat bahwa ayat **"الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى"** (Ar-Rahman di atas Arsy beristiwa) harus diterima dengan iman tanpa berusaha menggambarkan atau membayangkan bagaimana **istawa** itu terjadi. Mereka mengajarkan bahwa sifat **"istawa"** adalah suatu sifat yang layak bagi Allah yang tidak dapat disamakan dengan makhluk. **Menerima teks-teks Al-Qur'an** yang menjelaskan tentang sifat-sifat Allah adalah bagian dari iman, tetapi kita tidak boleh menyelidiki **bagaimana** atau **menggambarkan** cara Allah beristiwa di atas Arsy.
Lucu melihat argumennya ustad nurudin.. Mengaku aqidah nya sama seperti salafus soleh tapi mereka sendiri sandarkan aqidah pada ilmu kalam..
Mereka tidak akan mampu nafikan buktinya aqidah mereka tidak di sandarkan pada mazhab syafie tapi di sandarkan kepada mazhab asyairah(ahlul kalam)
seperti contoh nurudin dan ahlul kalam yg lain beraqidah tidak mungkin Allah di atas arsy kerana jika Allah di atas arsy itu bermakna Allah punya tempat.. Ini lah hujah nya ahlul kalam hujah yg mereka didirikan di atas keraguan kerana bagi mereka wahyu harus tunduk pada akal..
Sedangkan org2 salafi beraqidah atas nas dan dalil dari Al Quran dan as sunnah bukan di atas keraguan..
Skrg jelas lah mana yg haq dan mana yg bathil.. Golongan mana yg menjadi kan Quran dan sunnah sebagai petunjuk dan golongan mana yg menjadikan akal dan hawa nafsunya sebagai petunjuk..
Dan jelas juga siapa yg menjadikan Al Quran sebagai petunjuk dan golongan mana yg menjadikan Al Quran kitab teka teki..
Di setiap zaman akan ada orang yang pandai berbicara, padahal dia orang yang sesat dan menyesatkan, menjauhkan ummat dari ajaran yang dibawa oleh nabi Muhammad shollallahu alaihi wasallam. Itu semua ujian bagi ahlussunnah, apakah akan tegar di atas sunnah atau terjerumus kepada kesesatan terbawa oleh para pemuja akal (ahli filsafat).
Hikmahnya adalah agar ahlussunnah membuka lagi, membaca lagi, menghapal lagi, mengkaji lagi kitab-kitab para ulama salafusshalih agar kaum muslimin tetap terjaga dari penyimpangan ahli bid'ah.
Yang mengatakan istiwa itu "duduk kaya makhluk, berarti butuh tempat" itu kan para asy'ariyyah maturidiyyah sendiri.. kok dipaksakan ke salafi?? Berkali-kali dikatakan bahwa pengikut manhaj salaf mengimani istiwa'nya Allah di atas Arsy tanpa mendefinisikan seperti apa bentuk atau kaifiatnya.. tapi kok ya mereka ini tutup telinga tutup hati tidak mau memahami atau mungkin paham tapi tidak mau menjelaskan dengan benar dan adil apa yang diyakini orang2 yg mereka sebut wahabi tsb, lebih memilih memaksakan narasi2 yg bersifat tuduhan.. hedeuh.. yowes terserah lah.. untukmu amalmu untukku amalku..
Padahal sudah sama2 sepakat kalau Arsy itu makhluk terbesar. Kan ada dalilnya luas bumi dibandng langit pertama itu ibarat cincin/gelang berbanding padang pasir nan luas, begitu jg perbandingan langit pertama dgn langit ke dua, jaraknya 500, demikian seterusnya sampai langit ke tujuh. Di atas langit ke tujuh ada Sidratul Muntaha, di dekatnya ada Surga tempat tinggal. Di atas Sidaratul Muntaha ada samudera yang luas, jaraknya 500. Di atas samudera itu ada Arsy, jaraknya 500. Arsy makhluk terbesar, batas alam, membungkus alam. Ruang, Waktu, alam manusia, jin, malaikat, dunia, barzakh, akhirat, surga, neraka, langit 1 hingga 7 semua ada di dalam Arsy. Wallaahu'alam jika Allah menciptakan Arsy-Arsy yang lain.. Allaahu Akbar. Di atas Arsy atau di luar Arsy itu bukanlah alam, bukan makhluk, bukan ranah makhluk. Tangan Allah, wajah Allah, Istiwanya Allah dan segala yang Allah sebutkan tentang dzatNya itu tentulah bukan makhluk.. Wallaahu'alambissowaab
Tau apa km biii
Barokallahu fiikum ustadz Badrusalam semoga antum & keluarga selalu sehat 🤲🏾🤲🏾🤲🏾
Aqidah yg keliru menurut akalnya Nuruddin, bukan menurut Al-Quran dn Sunnah. Bgm akal bisa menjangkau Sifat Allah, jika tdk dikasih tahu Allah? Akibat sok tahu dg akalnya ini, asya'iroh terjebak dg pemikirannya yg mujassimah dg menggunakan takwil untuk mengoreksi kata dari firman Allah yg menurut akalnya kata tsb keliru, maka perlu dipalingkan maknanya dg makna lain (takwil).
Ustadz Firanda mengatakan, mereka yg mentakwil Sifat Allah, pasti, pasti, pasti menyamakan Sifat Allah dg makhluknya, kemudian ditakwil Sifat Allah tsb.
Sangat Meresahkan Ust Nurudin.
Coba Pendapat Imam 4 Mahzab Beliau Cari Referensinya.
Jgn Semua Dia Bantah Dgn Akal, Bukan Dgn Dalil dari Al Quran Dan Hadist Shahih.
Iya belum ² menurut hukum akal
Dalilnya sama referensinya sama nmun cara mmahaminya brbeda
@@MuhammadUsman-e3b8lBismillah, iya dalilnya sama tapi pemahaman ente yg mendahulukan akal daripada dalil wahyu, kan awal mulanya terjadi perselsihan didalam aqidah muslimin tentang dzat dan sifat Allah dikarenakan munculnya pemikiran ahlul kalam yg sumber dasarnya sebagian berasal/adopsi dari filsafatnya yunani
ayat Al Qur'an dibantah dengan pendapat ulama. Parah Udin
@@MuhammadUsman-e3b8ldalil yg mana ya?
﷽ assalamu'alaikum
Buat yang bingung
Langit itu diatas bumi
Apakah langit itu butuh bumi?
Apakah langit lebih kecil?
Jadi jika Allah ada diatas Arsy
Apakah Allah butuh Arsy?
Apakah Allah lebih kecil dari Arsy
Semoga kita semua dijauhkan dari paham yang menyelisihi Al-Qur'an dan hadist menurut pemahaman Rosul dan sahabatnya.
Ciri khas asya'irah itu mereka sangat percaya dengan kisah2 karomah orang2 yg mereka anggap wali walapun kebenaran cerita itu belum pasti, tpi menolak mentah2 berita yg allah dan rasulnya sendiri sampaikan dg menggunakan akal mereka, padahal apa yg disampaikan oleh allah dan rasulnya itu pasti benar.
Sangat jelas aqidah 4 imam madzhab menunjukkan sesatnya Asy'ari yah
Mana buktinya bos sebutkan kitabnya ?
Katanya mang udin, dan kelompok dari N U , , pengikut mazab imam safe,i, tetapi dalam aqidah, mereka menyelisihi aqidah imam safe,i dan imam yg 4, malah mengikuti aqidah asyari, yg menympang, apa yg ada di dalan isi kepala mang UDIN, malah menyalah kan orang2 sslafi,atau yg dia sebut wahabi , aneh sekali mang udin ini.
Mang UDIN itu utusan syi'ah.
Diatas arasy sbgmna ayat artinya diluar arasy,diluar dimensi fisik ruang dan waktu
Dia sdng bertaqiyah, bilang kn syiah tp setuju dgn syiah
Istiwa itu pengertiannya dalam bahasa Arab adalah 'ala,fii,man,di langit itu ada kata fi jadi fissama artinya di atas langit
Mumtaaz,,, muqoyyad memang sperti itu
Menuhankan akal,itulah ahli filsafat
filsafat gk smua sesat bos.. makanya belajar
kyk alghozali.. dan ulama lain2 byk
@@Dedisetiawan-o2q bkn menuhankan akal tpi mmberdayakan,biar tdk loss mind
@@MuhammadUsman-e3b8lHal ghaib hanya Allah yang tahu, memang ada dalil yabg yg menjelaskan istiwa? Imam Malik saja ndak bisa jelaskan tapi anda bantah dengan pendapat anda
@@MuhammadUsman-e3b8l guna akal ada batasnya. Jika hal2 yg natural, maka bisa digunakan akal. Tapi jika hal2 supernatural, maka harus merujuk kepada wahyu dari Maha Yang Mengetahui.
Science adalah cabang dari ilmu filsafat, yang menjawab banyak keraguan yg ditimbulkan dari filsafat. Tapi dapatkah science dapat menghuraikan apa2 yang berlaku di alam jin, malaikat, barzakh, etc.?? Inikan pula mengetahui soal ketuhanan yang levelnya lebih tinggi dari makhluk.
Mas Nur ustadz alhus Syubhat
Wah, bener-bener gacir! Coba main sekarang juga, pasti nggak bakal nyesel!
Si Udin meyakini Allah tidak di atas tidak di bawah tidak di kanan tidak di kiri,,
Jadi Allah tidak ada dong kalo secara logika,, 😂😂😂
Terus Si Udin tidak meyakini Allah tidak punya tangan, tapi kebanyakan orang berdo'a mengatakan Ya Allah Di tangan mu lah ku serahkan segalanya,,
Jadi bagaimana menurut kalian pendapat si udin tentang kedudukan Tuhan,,,?
Pendapat yang Anda sebutkan tentang mengingkari bahwa Allah berada di langit adalah salah satu pandangan yang dikemukakan oleh beberapa ulama, termasuk dalam mazhab Hanafi. Pandangan ini berkaitan dengan keyakinan tentang **"kedaulatan" Allah** dan **hakikat kedekatan-Nya** dengan makhluk, serta bagaimana kita memahami ayat-ayat Al-Qur'an yang menyebutkan bahwa Allah **"di langit"**.
### Penjelasan Pendapat Ini:
1. **Dasar dari Pandangan Ini:**
Pendapat ini merujuk kepada pemahaman terhadap beberapa ayat dalam Al-Qur'an dan hadis-hadis yang mengisyaratkan tentang keberadaan Allah yang **"di atas Arsy"** atau **"di langit"**. Salah satu ayat yang sering dikutip adalah:
- **"الرحمن على العرش استوى"**
_(Ar-Rahman di atas Arsy beristiwa)_
(QS. Taha: 5)
Ayat ini, menurut beberapa ulama, menunjukkan bahwa Allah berada di atas Arsy-Nya, yang dipahami sebagai menunjukkan keberadaan Allah yang **tinggi** di atas makhluk-Nya.
2. **Makna "Di Langit" atau "Di Atas Arsy":**
Para ulama salaf, termasuk dalam mazhab Hanafi, memahami bahwa pernyataan bahwa Allah berada **"di langit"** atau **"di atas Arsy"** tidak dimaksudkan dalam arti fisik yang serupa dengan makhluk, tetapi sebagai penegasan tentang kebesaran dan kemuliaan-Nya yang melampaui apa yang dapat dibayangkan oleh akal manusia.
Mereka tidak membayangkan Allah dalam bentuk tertentu, tetapi lebih mengacu pada **kedaulatan** dan **pengaturan-Nya** yang meliputi seluruh alam semesta. Oleh karena itu, Allah tidak terbatas oleh ruang atau waktu seperti makhluk-Nya, meskipun disebutkan dalam teks-teks suci bahwa Allah **berada di atas**.
3. **Keyakinan Mazhab Hanafi:**
Dalam mazhab Hanafi, **iman kepada keberadaan Allah** di atas Arsy adalah bagian dari ajaran aqidah yang diterima. Mereka berpegang pada keyakinan bahwa Allah Maha Tinggi dan **tidak terikat oleh ruang dan waktu**. Oleh karena itu, orang yang mengingkari atau menolak keyakinan bahwa Allah **di langit** atau **di atas Arsy** dianggap telah mengingkari sifat-sifat Allah yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan hadis, yang bisa mengarah pada **kekufuran**.
4. **Pemahaman yang Lebih Luas:**
Imam Abu Hanifah, pendiri mazhab Hanafi, menekankan bahwa dalam masalah sifat-sifat Allah, kita harus **menerima teks-teks Al-Qur'an dan hadis apa adanya** tanpa berusaha menggambarkan atau menanyakan bagaimana sifat-sifat tersebut. Dalam hal ini, mereka tidak berusaha untuk menjelaskan atau menggambarkan secara rinci **bagaimana** Allah berada di atas, tetapi mereka tetap mengimani hal tersebut sebagai bagian dari ajaran tauhid yang benar.
5. **Penjelasan Ulama Hanafi Terkait Kekufuran:**
Sebagian ulama Hanafi seperti **Imam al-Sarakhsi** dalam kitab **"al-Mabsut"** menekankan bahwa orang yang mengingkari sifat Allah yang disebutkan dalam Al-Qur'an, seperti keberadaan Allah **di langit atau di atas Arsy**, bisa dianggap **kafir**, karena hal ini berhubungan dengan **mengenal Allah** dan **keyakinan terhadap sifat-sifat-Nya** yang benar.
### Kesimpulan:
Pendapat yang menyatakan bahwa orang yang mengingkari Allah berada **di langit** atau **di atas Arsy** bisa dianggap kafir adalah sebuah pendapat yang muncul dalam konteks keyakinan terhadap **kedaulatan Allah** dan penerimaan terhadap **sifat-sifat Allah** sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an dan hadis. Mazhab Hanafi, seperti mazhab lainnya, mengajarkan untuk mengimani sifat-sifat Allah tanpa melakukan tasybih (penyerupaan) dengan makhluk-Nya, dan ini mencakup keyakinan bahwa Allah berada di atas Arsy-Nya, meskipun kita tidak membayangkan atau menggambarkan bentuk fisik-Nya.
Bismillahir Rohmaanir Rohiim
Sy lebih condong kebenaranya dan sependapat dg paparannya Ustazd Abu Yahya Badrussalam, LC.
Karena dalilnya lebih jelas dan akal pikiran kita pun menjadi terang benderang. Dan tidak menimbulkan keraguan.
Semoga kita sekalian selalu kembali kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan bisa ISTIQOMAH di atas HIDAYAH SUNNAH hingga akhir hayat bisa mencapai HUSNUL KHOTIMAH.
Jazakumullahu Khoiron wa Barokallahu Fikum.🙏
Titip do'a untuk Palestina اللَّهُمَّ انْصُرْإِخْوَاننَاَ الْمُسلِمِين المُجَاهِدِينَ فِي فِلِسْطِين
Izin share akhi
Udin corong syi,ah
bg belajar lg ttg org syiah. gmana akidah nya dll
Meresahkan filsafatnya
wkwk meresahkan wahabi ya kedok ny
Asyairah mutaakhirin terjebak pada kaifiyatnya yang dilarang seorang imam yg dinisbatkan dari perkataan Imam Malik, bahwa kaifiyatnya itu majhul.
Ust nurrudin menyampaikan sesuai dgn kitabnya ada,, maka bantahlah kitabnya karya ulama, bukan menyalahkan filsafat,, karna dgn menyalahkan filsafat anda akan dipaksa memahami filsafat,, dan ini gak ada hubungannya,, beliau hanya menyampaikan sesuai kitab kitab karya para ulama
Barokallah ust Nuruddin.
Kenapa beliau tidak menukil aqidah 4 mazhab yg sepakat akan allah diatas arsy begitupula murid nya imam al muzanny dan imam as shabuni hanya sebatas ulama yg dianggap asyariyah kah sebagai rujuakan😅😅
kalo ditanya mazhab apa, ngakunya sih syafii bg. tp entahlah
Impossibru
smua spakat alloh diatas arasy nmun cara mmahaminya brbeda beda
Siapa bilang 4 mazhab sepakat? Jangan dipelintir.
Diatas arasy artinya diluar arasy, diluar dimensi fisik ruang dan waktu,tdk brtmpat
❤️REMINDER❤️
_*HADIS2 TENTANG BID'AH.*_(1)
☑️Hadits 1
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam urusan kami ini (urusan agama) yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak” (HR. Bukhari no. 2697 dan Muslim no. 1718)
☑️Hadits 2
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan berasal dari kami, maka amalan tersebut tertolak” (HR. Muslim no. 1718)
☑️Hadits 3
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap memulai khutbah biasanya beliau mengucapkan,
أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ
“Amma ba’du. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek perkara adalah (perkara agama) yang diada-adakan, setiap (perkara agama) yang diada-adakan itu adalah bid’ah, setiap bid’ah adalah kesesatan” (HR. Muslim no. 867)
Dalam riwayat An Nasa’i,
مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلا مُضِلَّ لَهُ ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلا هَادِيَ لَهُ ، إِنَّ أَصَدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ ، وَأَحْسَنَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا ، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ ، وَكُلَّ ضَلالَةٍ فِي النَّارِ
“Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang bisa menyesatkannya. Dan yang disesatkan oleh Allah tidak ada yang bisa memberi petunjuk padanya. Sesungguhnya sebenar-benar perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek perkara adalah (perkara agama) yang diada-adakan, setiap (perkara agama) yang diada-adakan itu adalah bid’ah, setiap bid’ah adalah kesesatan dan setiap kesesatan tempatnya di neraka” (HR. An Nasa’i no. 1578, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan An Nasa’i)
Hadits 4
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ عَبْدًا حَبَشِيًّا فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ بَعْدِى فَسَيَرَى اخْتِلاَفًا كَثِيرًا فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِى وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الْمَهْدِيِّينَ الرَّاشِدِينَ تَمَسَّكُوا بِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ
“Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah, tetap mendengar dan ta’at kepada pemimpin walaupun yang memimpin kalian adalah seorang budak dari Habasyah. Karena barangsiapa di antara kalian yang hidup sepeninggalku nanti, dia akan melihat perselisihan yang banyak. Maka wajib bagi kalian untuk berpegang pada sunnah-ku dan sunnah Khulafa’ur Rasyidin yang mereka itu telah diberi petunjuk. Berpegang teguhlah dengannya dan gigitlah ia dengan gigi geraham kalian. Jauhilah dengan perkara (agama) yang diada-adakan karena setiap perkara (agama) yang diada-adakan adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan” (HR. At Tirmidzi no. 2676. ia berkata: “hadits ini hasan shahih”)
Hadits 5
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَ اللهَ حَجَبَ التَّوْبَةَ عَنْ كُلِّ صَاحِبِ بِدْعَةٍ حَتَّى يَدَعْ بِدْعَتَهُ
“Sungguh Allah menghalangi taubat dari setiap pelaku bid’ah sampai ia meninggalkan bid’ahnya” (HR. Ath Thabrani dalam Al Ausath no.4334. Dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 54).
☑️Hadits 6
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ ، لَيُرْفَعَنَّ إِلَىَّ رِجَالٌ مِنْكُمْ حَتَّى إِذَا أَهْوَيْتُ لأُنَاوِلَهُمُ اخْتُلِجُوا دُونِى فَأَقُولُ أَىْ رَبِّ أَصْحَابِى . يَقُولُ لاَ تَدْرِى مَا أَحْدَثُوا بَعْدَكَ
“Aku akan mendahului kalian di al haudh (telaga). Lalu ditampakkan di hadapanku beberapa orang di antara kalian. Ketika aku akan mengambilkan (minuman) untuk mereka dari al haudh, mereka dijauhkan dariku. Aku lantas berkata, ‘Wahai Rabbku, ini adalah umatku’. Allah berfirman, ‘Engkau tidak tahu (bid’ah) yang mereka ada-adakan sepeninggalmu’ “ (HR. Bukhari no. 6576, 7049).
Dalam riwayat lain dikatakan,
إِنَّهُمْ مِنِّى . فَيُقَالُ إِنَّكَ لاَ تَدْرِى مَا بَدَّلُوا بَعْدَكَ فَأَقُولُ سُحْقًا سُحْقًا لِمَنْ بَدَّلَ بَعْدِى
“(Wahai Rabb), sungguh mereka bagian dari pengikutku. Lalu Allah berfirman, ‘Sungguh engkau tidak tahu bahwa sepeninggalmu mereka telah mengganti ajaranmu”. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Celaka, celaka bagi orang yang telah mengganti ajaranku sesudahku”(HR. Bukhari no. 7050).
Al’Aini ketika menjelaskan hadits ini beliau berkata: “Hadits-hadits yang menjelaskan orang-orang yang demikian yaitu yang dikenal oleh Nabi sebagai umatnya namun ada penghalang antara mereka dan Nabi, dikarenakan yang mereka ada-adakan setelah Nabi wafat. Ini menunjukkan setiap orang mengada-adakan suatu perkara dalam agama yang tidak diridhai Allah itu tidak termasuk jama’ah kaum muslimin.
Seluruh ahlul bid’ah itu adalah orang-orang yang gemar mengganti (ajaran agama) dan mengada-ada, juga orang-orang zhalim dan ahli maksiat, mereka bertentangan dengan al haq.
Orang-orang yang melakukan itu semua yaitu mengganti (ajaran agama) dan mengada-ada apa yang tidak ada ajarannya dalam Islam termasuk dalam bahasan hadits ini” (Umdatul Qari, 6/10)
☑️Hadits 7
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
انَّهُ سَيَلِي أَمْرَكُمْ مِنْ بَعْدِي رِجَالٌ يُطْفِئُونَ السُّنَّةَ ، وَيُحْدِثُونَ بِدْعَةً ، وَيُؤَخِّرُونَ الصَّلَاةَ عَنْ مَوَاقِيتِهَا ” ، قَالَ ابْنُ مَسْعُودٍ : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، كَيْفَ بِي إِذَا أَدْرَكْتُهُمْ ؟ قَالَ : ” لَيْسَ يَا ابْنَ أُمِّ عَبْدٍ طَاعَةٌ لِمَنْ عَصَى اللَّهَ ” ، قَالَهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ
“Sungguh diantara perkara yang akan datang pada kalian sepeninggalku nanti, yaitu akan ada orang (pemimpin) yang mematikan sunnah dan membuat bid’ah. Mereka juga mengakhirkan shalat dari waktu sebenarnya’. Ibnu Mas’ud lalu bertanya: ‘apa yang mesti kami perbuat jika kami menemui mereka?’. Nabi bersabda: ‘Wahai anak Adam, tidak ada ketaatan pada orang yang bermaksiat pada Allah'”. Beliau mengatakannya 3 kali. (HR. Ahmad no.3659, Ibnu Majah no.2860. Dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ahadits Shahihah, 2864)
☑️Hadits 8
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّهُ مَنْ أَحْيَا سُنَّةً مِنْ سُنَّتِي قَدْ أُمِيتَتْ بَعْدِي فَإِنَّ لَهُ مِنَ الْأَجْرِ مِثْلَ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا ، وَمَنِ ابْتَدَعَ بِدْعَةَ ضَلَالَةٍ لَا يَرْضَاهَا اللَّهَ وَرَسُولَهُ كَانَ عَلَيْهِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ عَمِلَ بِهَا لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أَوْزَارِ النَّاسِ شَيْئًا
“Barangsiapa yang sepeninggalku menghidupkan sebuah sunnah yang aku ajarkan, maka ia akan mendapatkan pahala semisal dengan pahala orang-orang yang melakukannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Barangsiapa yang membuat sebuah bid’ah dhalalah yang tidak diridhai oleh Allah dan Rasul-Nya, maka ia akan mendapatkan dosa semisal dengan dosa orang-orang yang melakukannya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun” (HR. Tirmidzi no.2677, ia berkata: “Hadits ini hasan”).
(1) Next,,,
Orang yang kami kafirkan dari kalangan orang yang shalat adalah: mereka yang berkata bahwa al-Qur’an adalah makhluk, bahwa Allah tak mengetahui sesuatu sebelum terjadinya, juga orang yang tak percaya takdir, demikian juga orang yang mengatakan bahwa Allah duduk di atas Arasy. Seperti diriwayatkan oleh Qadli Husain dari penjelasan literal Imam Syafi’i.” (Ibnu ar-Rif’ah, Kifâyat al-Nabîh fî Syarh at-Tanbîh, juz IV, halaman 23).
Alhamdulillah. Salafiyun tidak ada yang berkata "duduk".
saya jadi ragu sama mang UDIN ini, jangan2 dia syia,h yang sedang ber taqiyah, mang udin ini perlu di waspadai jangan sampai umat ini terkecoh, karna dia sendiri telah mengakui condong kepada syi,ah, jadi wasada lah, 2 terhadap mang UDIN.
Syaikh utsaimin udah banyak bahas apa arti في السماء : yg mana artinya bukan di dalam langit tapi di atas langit, coba kalian search pakai b. Arab di youtube, banyak video syaikh
Si Udin kurang Referensinya tapi sok2an.. Semakin lama hnya memperlihatkan kualitas dirinya yg gak ada apa2nya..
Seri palis.. Jauh2.. Semoga Allah sentiasa menjaga kita dari fitnah manusia yg ingin membengongkan umat.. Dan memberi balasan ke hadapan dengan manusia yang sangat dungu setimpal dengan perbuatannya.
antara NU aswaja dan salafi beda sudut pandang dalam aqidah , beda dalam ushul hadits dan beda ushul fiqh....sangat sulit diketemukan. NU aswaja aqidahnya ahli ra'yi/akal tidak pakai hadits, hampir tidak kenal syrik (dukun, jimat, tabarruk, tawassul), ushul haditsnya leluasa memakai hadits palsu, ushul fiqihnya hampir tidak ada bid;ah dhalalah semua bid;ah adalah hasanah.
Yang mungkin perlu dicermati juga bahwa zat itu ada zat yg nyata, ada zat yg abstrak, ada zat yg ghoib.
Zat yg Nyata bisa dijangkau oleh Panca Indra dibantu pikiran.
Zat yg abstrak adalat benda pikiran, seperti garis, bidang, ruang, bilangan dll. Ini dapat dijangkau dengan pikiran dan bisa dilambangkan dengan benda nyata selama terjangkau.
Yang kentiga zat yg ghoib.
Yg ini hanya dapat dijabgkau oleh hati/qolbu dan dibantu dengan akal/pikiran. Zat yang ghoib tidak akan dapat dijangkau oleh panca indra yg hanya mampu menjangkau zat fisik saja.
Jadi tidak tepat kalau mempersamakan zat yg ghoib dengan zat yg abstak ataupun zat yg nyata.
Dan ayat 2 surat Al Baqoroh menyebutkan bahwa ciri orang yg bertaqwa yg pertama adalah iman kepada zat yang ghoib, termasuk Zat Alloh, Ars, Malaikat, surga/neraka, jin, dll.
Ternyata nurudin ustads yg menyesatkan umat
Iya, waspada lah ...
Kasian jg pengikut nya manggut 2 aja,,
MANG UDIN SUDAH PUTUS URAT MALUNYA WK WK WK
😂😂😂
Mereka tidak mau merujuk imam mazhab 4 sbb mereka takut majlis selawat dgn alat muzik akan diharamkan.
Kami hanya ingin mengingatkan.
Takutlah dari niat apa di hati anda.
Allah maha tau...
KARENA WAHABI MENGIMANI AL QUR'AN
Nih harus ketemu ustadz firanda...ahli kalam ketemu ahli aqidah...josss...daging kayaknya kalau sampe ketemuan diskusi atau debat
Akal kecil merasa bisa megetahui hal yang menciptakan akalnya
Pak Udin pa Udin... Syaikh Utsaimin rahimahullah tidak pernah mengatakan Allah Bertempat, Syaikh mengatakan Allah Fissamaa' bermakna di atas Langit ... di atas Arsy.... Tinggi di atas.... Tanpa bersentuh... Tanpa kita Takyif....Yang mengatakan Allah bertempat itu, Pak Nurudin sendiri dkk (dalam rangka berdusta atas nama Syaikh al-Utsaimin atau yg semisal)... Karena memahami dengan akal.
Syi'ah sangat pandai bertakiyah...tapi mereka tersesat dengan kesesatan yang nyata
Jumatan tadi ternyata imamnya sama dengan pak nurudin...
dalam hati aku jawab sendiri, semuanya bisa dibantah. tapi aku nggak langsung koar2, cuma dalam hati saja...
lucunya, dia sendiri bilang Isra' Mi'raj BUKAN dianggap sebagai pembenaran Allah ada di atas, tapi cuma "sloga" atau apalah gitu. jadi mikir, ini bapaknya tahu sejarah Isra' MI'raj apa nggak sih? arti Mi'raj saja artinya "Naik ke Langit". malah diartikan yang lain... itulah susahnya sama mereka, susah mengimani, suka "ditakwil"!!
ditambah lagi katanya mengimani dan percaya dengan Al Qur'an, tapi kenyataannya mereka mentakwil ayat2 tentang sifat Allah. masa yang begini namanya percaya? percaya tapi merubah makna? bisa dilogika tuh?
terlebih lagi, yang namanya mentakwil, memangnya sudah tahu bentuk aslinya? sudah melihat dengan mata kepala sendiri? kok berani bilang hasil takwilnya begini begitu? Nabi Muhammad saja gak tahu kok, eh orang2 "kholaf" merasa tahu sendiri, kan aneh
Mereka bingung dengan pikirannya sendiri
*Permohonan Maaf Da'i Salafi:* 🙏❤.
*NU, Muhammadiyah, Jamaah Tablig Firqoh Dhollah:*
Kaum muslimin, kaum muslimat yang berada di Indonesia dan di luar Indonesia, khusus di Kabupaten Kampar. Saya Zamzami Nas, salah seorang dai di Kabupaten Kampar, Riau, dengan penuh kesadaran, menyatakan bahwa video ceramah saya beberapa waktu lalu, yang berisi statemen saya, atau pernyataan saya bahwa Ormas Muhammadiyah firqatun dhallah, NU firqatun dhallah, Tarbiyah firqatun dhallah, dan jemaah tabligh firqatun dhallah dan lain-lainnya.
Maka dengan ini saya menyatakan mencabut segala pernyataan saya tersebut, dengan segala pernyataan yang saya katakan dan dengan segala makna yang terkandung di dalamnya. Dan kepada pihak yang merasa dirugikan, atau terzolomi atau tersakiti dengan pernyataan tersebut, maka saya dengan sepenuh hati minta dimaafkan. Dan insya Allah semoga kejadian serupa tidak terulang lagi pada waktu yang akan datang atau di kemudian hari.#
*Note: Semoga Menjadi Pelajaran Bagi Kita Semua*
Barakallahu Fiikum.
kok si udin mengutamakan akal... yg utama adl dalil dulu, baru akal setelahnya...
Borong semua hadiah di 𝘋𝙀𝑊𝐀𝐷OЯ𝐀, auto jadi juragan!
Memang benar syaikh utsaimin telah dengan jelas melakukan bid'ah seperti yg dikatakan Ust. NURUDDIN R.A.
Nurudin terjebak dengan pendapat akalnya, yaitu tentang "bagaimananya Allah" tp piciknya nurudin, hal itu disandarkan ke pendapat salafi... Seolah2 nurudin sedang mengkoreksi pendapat salafi, pdhal sejatinya nurudin sedang bertanya dan membantah pendapatnya sendiri tentang bagaimanya Allah..
Anak buah arrazy
IKN PPU menyimak
Bang udin jauh-jauh menimba air pulang bawa air yg keruh.
Itu karena kebanyakan belajar filsafat semua bisa di takwil dengan akal bukan dengan dalil🎉
Dengar Lae. Kalau dia ini hidup di jaman rasullulah. Pas rasullulah mau isro mijrad. Pasti di tegor sama dia lae😂 kata nya. Ya rasul..sampean salah mijrad ke langit😂Allah ga ada di langit. Allah tidak ber arah tidak bertempat. Dan rasullulah bingung lae😂 dan rasullulah berkata ya Jibril. Allah ga ada di langit Allah tidak bertempat tidak ber arah. Dan Jibril juga bingung..emang kita harus kemana jumpa sama Allah..menirima perintah Solah.. rasullulah dan Jibril bingung lae😂😂😂😂
Bismillah, bisa aja antum .. 😂😂😂 Subhanallah .. mantab akhi 👍🏻
Mengapa ustadz Nurudin tidak menyebut pendapat Imam Mazhab yg lebih awal dibanding Imam Nawawi, Ar Razi, dll yg notabene ulama kholaf.
Imam Hanafi (150H), Imam Malik (179H), Imam Syaf'i (204H) dan Imam Ahmad (241H) berpendapat Allah berada tinggi di atas arsy.
Pantas saja asy'ari tdk mau berpedoman akidah kepada Imam Syafi'i krn bertentangan dgn akidah asy'ari🤔
Siapa sebenarnya yg mengikut ulama salafus sholih...Jelas jawabannya...
Kalau kita meyakini bumi ini bulat, kita menunnjuk "atas" itu beda2.
Kalau kita tidak yakin bahwa bumi ini "bulat" maka sulit menjelaskan kenapa waktu sholat subuh di Jakarta lebih dahulu dari pada waktu subuh di Aceh.
mau datar atau bulat tetep aja dbawah langit.langit aja ada 7 bertingkat2. berarti bertingkat meninggi keatas, jaraknya juga jauh masing2 tiap langit.
4 Imam Mazha sepakat Allah diatas Arsy
Orang ini kerjanya cuma menyerang yg berseberangan yg beda pendapat.
Mang udin... Lupa jepit rokok nya biar makin maksimal
Yg bid'ah itu menanyakan kaif atau bagaimananya Allah? Bgm Allah istiwa', bgm Allah turun ke langit dunia? Ini adalah pertanyaan bid'ah.
Ilmu filsafat bikin orang bingung kaya nurudin ini ragu ragu
Kasian orang tua si nurudin mondokin anaknya bertahun tahun mondok sampai ke luar negri, pulang pulang bawa amalan bid'ah dan berdusta.
lah beliau pakai refrensi yg jelas.. kwkwkwkw bantah dgn ilmu la wahaboyy
Ilmu filsafat membuat dia menjauhi akal fitrah nya.
@ justru lu yg menjauhi org dr akal sehat.. org tdk sama dgn makhluk.. kaki lu sama kaki meja beda.. cmn sama punya kaki kelen kan
Mang Udin ini belum menyampaikan pendapat para ulama salaf sudah mengatakan menurut hukum akal, padahal akal manusia itu pendek
@ lah wkwkw ashari tuh salaf.. beda sama ibnu taymia
itu bukan salaf. kok ngaku2 kelompok salaf. tp bedA PEMAHAMAN ny dgn salaf
Ini contoh bahayanya filsafat.. akal dia sebenernya mujassimah, cuma menuduh oeang yang menetapkan sifat Allah sesuai firman Allah apa adanya yang mujassimah..
Tau khan kenapa di zaman imam malik ada orang diusir ketika ada pertamyaan bagaimana istiwanya Allah? Efeknya memang fatal. Ustadz nurudin sudah membagaimanakan Allah di langit, yg isinya hanya logika logika yg sesuai akal akalan saja. Mentoknya pasti ditolak
Saudara2ku seiman, jgn sekali-kali percaya dengan mulutnya si Nuruddin ini karena dia hanya pake akal bukan dengan iman nya... padahal sangat jelas kalo Allah Subhanahu Wata'ala itu berada diatas langit dan itu Allah sendiri yg mengatakan nya didalam banyak ayat dalam Al-Qur'an dan hadist Rasulullah shalallahu alaihi wasallam...jika si Nuruddin ini mengatakan kalo Zat Allah Subhanahu Wata'ala tidak berada diatas langit..? Lantas, menurut otak nya si Nuruddin , Allah itu berada dimana..? dan apa dalilnya..? Hati2 dan waspada Ikhwan dan akhwat...dia ngomong seakan-akan seperti orang yg berilmu tinggi dan banyak referensi..tapi dia pikir dengan kepintaran dan kepicikan nya dapat mengelabui orang...
Yg di katakan ust nurudin itu berdasarkan kitab nya ( syaikh ustaimin) dengan membandingkan pendapat ulama dalam kitab ahlusunnah waljama'ah asya'irah dan maturidiyah yg menjelaskan salafusholeh berpendapat demikian
Kalau Allah bertempat itu sama saja seperti makhluk
Pertanyaan saya kpd admin jika Allah bertempat lalu sebelum Allah ciptakan semua Alam dan makhluk nya lalu dmn Allah min? Itu jika saya pakai metode nya syaikh Utsaimin.mohon dijwb dulu yah? 😊
Tidak sesuai dengan akal nya bang udin
Sampai gak video ini ke si nuruddin ..???
Yg problem teh maneh din...
Buku2 ngawur dipercaya dan dipake referensi.
Mang Udin ngopinya kurang kental dan perginya kurang jauh sdh merasa paling benar
Ribet nih udin
Kalo mau tau jawabannya sebenarnya simpel banget mau lihat benar apa ngganya tiinggal lihat pengikutnya mana yg kebanyakan paling error & yg paling rusak
Ustadz nuruddin merasa pintar tapi keliatan lucu sendiri..ahli retorika. 😊😊
Mang udin ini ahli filsafat, jgn ikuti
Ilmu nurudin ga ada apa panya
Na'udzubillah wal 'iyadzubillah, ni orang, nunggu Allah murka apa y
makin menjadi2 si udin
Membantah pakai ucapan atau video ustadnya? kagak ada refrensinya, bahkan cuman bilang Imam A berkata dikitabnya menjadi rujukan? Oh iya kalau sutad berdusta itu dari kalangan Wahabi
Coba aja cek sendiri, orang yang menuduh berdusta harus membawakan bukti
Kata Nuruddin bertentangan dengan hukum akal yang pasti😀,bodoh amat,sejak kapan hukum akal itu pasti?,yang pasti hukum Allah&rasul.lain manusia,lain akal.
Dalam akidah asy'ari memang akal didahulukan drpd dalil.
Penjelasan ustadz Firanda itu lho jelas bagai mana syariat itu kalau disandarkan kepada akal lalu akal siapa? Saya merasa tidak berlu bertanya lagi malu lah bertanya wong jelas. Coba syariat mau di sandarka akal einsthein yg genius apa firaun yang disegani?
Nggedabrus Udin..
Ganti aja nama nurudin menjadi salahudin...karena pikirannya sudah kusut...
Syi'ah Nurudin
Si udin k gitu ya ga tenar. Makin tenar makin dapat uang Dari yutup
-tuhan allah duduk diatas arasy (matius 23.22)
-tuhan allah berwajah (matius 18.10)
-tuhan allah mmiliki tangan sblah kanan (yesaya 41.11) , monggo
Qs Al-Qasas ayat 38
Nabi Musa mengatakan Tuhannya berada di atas langgit tetapi Fir'aun tidak percaya dan berkata Musa termasuk orang yang pendusta.
Ahlul bid'ah gayanya mirip dengan Fir'aun mereka tidak percaya.
@@muhammadrafii-vo2kntri tauhid= trinitas
Koplak !!! 😂
Istiwa tdk sama dgn duduk, mas bro
@@laskarpelangi6094 trinitas kan menurut ente dn yg sepemahaman sama ky ente
Koq pakai hukum akal? 😅
Filsuf Nuruddin. Nggedabruss preet ngiboel sajalah
Terima kasih ust nuruddin
😂😂😂😂
SEMOGA PAK NURUDDIN INSYAF
MANTAP ADMIN, TERUS SAMPAIKAN KEBENARAN
KARENA SALAPY WAHABI MAKIN KACAU, KEPANASAN, KEJANG2
REFERENSINYA BERMASALAH
ORANG2 NYA, HATI DAN PIKIRANYA KERAS
SALAPY WAHABI SUDAH PUTUS URAT MALUNYA
SALAPI WAHABI GA BERFILSAFAT TAPI KABANYAKAN FIRASAT
Ini guyon atau serius
Ini Syi'ah & Asyairoh nya mang Udin
Memang Salapy tidak bisa mendengar kebenaran dr selain kelompoknya
@@Annawafkebenaran apa? Nuruddin cuma mengandalkan logikanya sendiri, sedangkan ustadz abu Yahya mengutip perkataan ulama.
Nah...ini nih si juru kunci kuburan keramat muncul...😮😮
Wahabi makin kejang-kejang dengan alumni alazhar ini🤣🤣🤣
Lah yang bukan ustadz saja faham kekeliruan pak udin ini.
Mana nih jawabannya? Kabur aja bisanya.. ck ck ck
Kelihatan argumen pak udin kok gampang dibantah
Nah...ada muncul lg nih penjaga kuburan keramat ..😅😅😅
Kuliah di Al-Azhar di kampungku byk. Termasuk pamanku lulusan Mesir. Disana ga beda jauh dgn kuliah di UIN. Dosennya ada yg filsafat, liberal, Syiah dst. Isinya cuma main main. Main musik. Kumpul kumpul di kantin. Absensi.ujian.sidang. Dapet gelar. Selesai.😊
Akhirnya TIDAK BERFAEDAH.
Kecuali yg disana Nyambi tulab di ulama Sunni Salafy
Memang betul bahwa Mekah Madinah 2 kota suci yang diberkahi Allah.
Sampai sampai ada keutamaan sholat di Masjidil haram dan Masjid Nabawi.
Nurudin semoga di bukakan hidayah salaf
pada rame chanel dan buzzer wahabi dikerahan melawan udin...wkwkwkwkwk kenapa brot??? panik ya????