Perkataan Ustazd ini betul tuh. O ya..... Pergantian tahun di sisi Allah bukan desember ke januari tapi dari bulan dzulhijjah ke bulan muharram dan usia juga di ukur dari bulan ini, hitungannya -/+ sebelas hari kurang setiap tahun dari tahun biasa tuh. Akhir dzulhijjh ini kita berdo'a dan masuk muharrm juga berdo'a bukan goyang2 dan petasan. Mengikuti budaya agama lain berarti ia telah mengakui kebenaran agama tersebut. Jika mengakui agama lain benar selain Islam percumalah mengucapkan laa ila ha illallah wahdahu laa syariikalah(tiada tuhan kecuali tuhan satu dan tiada sekutu bagi-Nya).
Bukan mslah rugi apa g, tapi ini mslah akidah muslim , beda dg kristen kek km g punya akidah, Yesus bersunat ja pengikut kek km g mengikutix. Yesus g makan babi malah umktis makan babi... Itulah muslim kalau g boleh tetap g boleh. Apa krna itu menteri agama lantas MW dibilang toleransi , ho ho ho tetap saja menghilangkan akidahx.
Orang sekarang suda tidak bisa membedakan mana toleransi dn mana sinkritisme kalo menyangkut Akidah jangan main2 Bro.bagus Kiai jangan jadi orang sekuler.
Nah kalau km Islam pedalam lagi akidah mu, kalau km non Islam mending g usah ngebacot sok tw agama orng lain.. orng MW ceramah dg nada tinggi rendah itu sudah karakter orng. Kalau tw sahabat Umar Bin Khatab suarax lebih menggelegar dari yg km dengar ini. .. sok bijak...
Mudah2 han Allah SWT melindungi ustadz 2 yang memperjuangkan agama Islam ❤❤
Allahu Akbar
11:36
Selalu dan selalu... tidak ada umat lain resek saat umat tertentu merayakan hari raya...
Perkataan Ustazd ini betul tuh.
O ya.....
Pergantian tahun di sisi Allah bukan desember ke januari tapi dari bulan dzulhijjah ke bulan muharram dan usia juga di ukur dari bulan ini, hitungannya -/+ sebelas hari kurang setiap tahun dari tahun biasa tuh.
Akhir dzulhijjh ini kita berdo'a dan masuk muharrm juga berdo'a bukan goyang2 dan petasan.
Mengikuti budaya agama lain berarti ia telah mengakui kebenaran agama tersebut.
Jika mengakui agama lain benar selain Islam percumalah mengucapkan laa ila ha illallah wahdahu laa syariikalah(tiada tuhan kecuali tuhan satu dan tiada sekutu bagi-Nya).
BANYAK ULAMA, BANYAK USTAD , BANYAK HABIB BANYAK MASALAH
KAPAN LAGI HIDUP ..ENAK..DARI IMAM..JADI MENTRI...KALAU NASIONAL CUKUP..BILANG SELAMAT..ATAU SALAMAN SJ..TDK LBH.DGN MENAMBAH KATA2 YG MELEMAHKAN IMAN..
Tidak perlukan ucapan Natal dari agama lain, kristen tidak akan rugi bro.
Bukan mslah rugi apa g, tapi ini mslah akidah muslim , beda dg kristen kek km g punya akidah, Yesus bersunat ja pengikut kek km g mengikutix. Yesus g makan babi malah umktis makan babi...
Itulah muslim kalau g boleh tetap g boleh. Apa krna itu menteri agama lantas MW dibilang toleransi , ho ho ho tetap saja menghilangkan akidahx.
Binsarmarbun db1xbukan masalah untung rugi lol,ini masalah akidah umat muslim lol.
Orang sekarang suda tidak bisa membedakan mana toleransi dn mana sinkritisme kalo menyangkut Akidah jangan main2 Bro.bagus Kiai jangan jadi orang sekuler.
Mentri agama Nya cuman mikirin dunia .sedang pemimpin Kristen di puja2 .
Itulah menag kita
Nggak percaya kamu kan juga boleh hukumnya. Nggak usah ngegas klo mau dakwah. Suara pelan2 saja kan bisa, jamaahnya juga nggak ada
Nah kalau km Islam pedalam lagi akidah mu, kalau km non Islam mending g usah ngebacot sok tw agama orng lain.. orng MW ceramah dg nada tinggi rendah itu sudah karakter orng. Kalau tw sahabat Umar Bin Khatab suarax lebih menggelegar dari yg km dengar ini. .. sok bijak...
Biasa saja elu kali terlalu melow
Knpa lo ga terima?
Nasarudin merusak Aqidah agama Islam ygsebenarnya